Baliage [dot] co [dot] cc

Dari Bali menuju LovINA

Arsip untuk Januari 19th, 2008

Story of Tenzing Norgay

Ditulis oleh Ady Gondronk di/pada Januari 19, 2008

Tenzing Norgay?…..apaan sih…..atau…siapa sih….

Tenzing Norgay adalah nama orang, mungkin buat kebanyakan dari kita akan mengatakan nama yang aneh…..dari negara mana nama tersebut berasal?…..

Mungkin Anda pernah membaca atau mendengar namanya…mungkin juga belum… bagaimana kalau saya sebutkan nama Sir Edmund Hillary…ya kalau yang ini sih saya sering dengar atau pernah baca biografinya atau pernah mendapatkan kisah hidupnya dalam sebuah artikel atau sewaktu mengikuti seminar. Ya, Sir Edmund Hillary adalah orang pertama di dunia yang berhasil mencapai puncak gunung tertinggi dunia Puncak Gunung Everest. Tetapi saat ini bukan Sir Edmund Hillary yang akan kita bahas, tetapi Tenzing Norgay.

Tenzing Norgay seorang penduduk asli Nepal yang bertugas sebagai pemandu bagi para pendaki gunung yang berniat untuk mendaki gunung Everest. Tenzing Norgay menjadi pemandu (orang Nepal menyebutnya Sherpa) bagi Sir Edmund Hillary. Pada tanggal 29 Mei 1953 jam 11.30, Tenzing Norgay bersama dengan Sir Edmund Hillary berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi Everest pada ketinggian 29,028 kaki diatas permukaan laut dan menjadi orang pertama didunia yang kemudian menjadi inspirasi dan penyemangat bagi ratusan pendaki berikutnya untuk mengikuti prestasi mereka. Pada rentang waktu tahun 1920 sampai dengan tahun 1952, tujuh tim ekspedisi yang berusaha menaklukkan Everest mengalami kegagalan.

Keberhasilan Sir Edmund Hillary pada saat itu sangat fenomenal mengingat baru berakhirnya Perang Dunia II dan menjadi semacam inspirator untuk mengembalikan kepercayaan diri bagi seluruh bangsa di dunia. Karena keberhasilannya, Sir Edmund Hillary mendapatkan gelar kebangsawanan dari Ratu Inggris yang baru saja dilantik saat itu Ratu Elizabeth II dan menjadi orang yang paling dikenal di seluruh dunia.

Tetapi dibalik keberhasilan itu Tenzing Norgay memiliki peran yang sangat besar, mengapa Tenzing Norgay tidak menjadi terkenal dan mendapatkan semua yang didapatkan oleh Sir Edmund Hillary padahal ia adalah sang pemandu yang membantu dan mengantarkannya mencapai Puncuk Mount Everest? Seharusnya bisa saja ia lah orang pertama yang menginjakkan kaki di puncak Mount Everest bukan Sir Edmund Hillary.

Sesaat setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay kembali dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Sir Edmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang mewawancarai Tenzing Norgay, berikut cuplikannya :

Reporter : Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia?

Tenzing Norgay : Sangat senang sekali

Reporter : Andakan seorang Sherpa (pemandu) bagi Edmund Hillary, tentunya posisi Anda berada di depan dia, bukankah seharusnya Anda yang menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Mount Everest?

Tenzing Norgay : Ya, benar sekali, pada saat tinggal satu langkah mencapai puncak, saya persilakan dia (Edmund Hillary) untuk menjejakkan kakinya dan menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di dunia….

Reporter : Mengapa Anda lakukan itu???

Tenzing Norgay : Karena itulah IMPIAN Edmund Hillary, bukan impian saya…..impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan dia meraih IMPIAN nya.

Ya, itulah sekelumit kisah tentang seorang pemandu pendaki bernama Tenzing Norgay. Ia tidak menjadi serakah, ataupun iri dengan keberhasilan, nama besar dan semua penghargaan yang diperoleh Sir Edmund Hillary. Ia cukup bangga dapat membantu orang lain mencapai & mewujudkan IMPIAN nya.

Dalam kehidupan sehari-hari atau dalam dunia kerja kita secara pribadi terbiasa atau terkondisikan untuk fokus kepada diri kita sendiri, siapa yang mendapat nama, apa yang kita dapatkan, bonus, penghargaan, insentif dan sebagainya. Sebagai renungan “Bisakah kita menjadi seperti Tenzing Norgay?” …..sebenarnya bukan Bisa atau Tidak…tapi MAU atau TIDAK!

Bagaimana menurut Anda?

Ditulis dalam Dari Hati ke Hati, Info Menarik, Intermezo | 4 Komentar »

Tips Pertolongan Pertama Mengatasi Serangan Jantung

Ditulis oleh Ady Gondronk di/pada Januari 19, 2008

Serangan Jantung bisa menyerang siapa saja tak terkecuali orang yang masih muda, berikut tips sederhana pertolongan pertama untuk diri sendiri bila mengalami serangan jantung:

Umpamanya saat sekarang jam 17:50 sore, Anda dalam perjalanan pulang menuju rumah mengendarai mobil sendirian setelah seharian menjalankan aktifitas yang padat, Anda sangat tegang dan merasa tidak enak badan.Tiba-tiba anda merasakan sakit yang sangat di dada, dan mulai menjalar ke lengan dagu, tetapi untuk menuju rumah sakit terdekat masih kira-kira 5 Km, dan lebih celakanya lagi anda tidak tahu apakah dapat bertahan sampai begitu jauh.

Harus bagaimana??

Seseorang ketika jantungnya tidak dapat berdenyut secara normal, serta merasa hampir pingsan, ia hanya mempunyai waktu kira-kira 10 detik, setelah itu akan hilang kesadaran dan pingsan. Jika disekitarnya tidak ada orang yang bisa memberi pertolongan pertama, penderita harus bisa menggunakan waktu 10 detik yang singkat ini untuk menolong diri sendiri.

Inilah jawabannya:

Jangan panik, usahakan berbatuk terus dengan sekuat tenaga!, setiap kali sebelum batuk harus tarik nafas dalam-dalam kemudian berbatuk dengan kuat-kuat, dalam-dalam, dan panjang-panjang, seperti hendak mengeluarkan dahak yang berada dalam dada. Setiap selang dua detik, harus tarik nafas sekali dan berbatuk sekali hingga pertolongan tiba, atau hingga merasa denyut jantung sudah kembali normal, baru boleh istirahat. Tujuan tarik nafas adalah untuk memasukkan oksigen ke dalam paru-paru, Tujuan batuk adalah untuk menekan jantung agar aliran darah bersirkulasi, menekan jantung juga dapat membantu denyut jantung kembali normal. Pertolongan cara ini agar penderita mempunyai kesempatan pergi ke rumah sakit..

So…,jika anda merasa memiliki riwayat penyakit jantung atau mempunyai saudara yang memiliki penyakit jantung, info ini mungkin bisa membantu….

(article published on N.’ 240 of Journal of general hospital rochester)

Ditulis dalam Dari Hati ke Hati, Info Menarik, Intermezo | Bertanda: , | 5 Komentar »