Setelah hampir satu tahun saya tidak membawa SIM C berkeliaran di Denpasar akhirnya beberapa minggu yang lalu saya memutuskan untuk membuat SIM C.(maklum SIM C saya udah mati alias tidak berlaku dari bulan Maret 2007 kemarin), Tapi setelah selesai mengurus SIM tersebut, ada pertanyaan yang mengganjal di kepala.Ceritanya begini… Baca entri selengkapnya »
Arsip untuk Februari, 2008
Kalo bisa murah kenapa harus mahal..??
Ditulis oleh Ady Gondronk di/pada Februari 29, 2008
Ditulis dalam Baliku sayang Baliku Malang, Dari Hati ke Hati, Info Menarik, Intermezo | Bertanda: Korupsi, Polisi, SIM | 21 Komentar »
Wacana Lama Yang Masih Tetap Wacana
Ditulis oleh Ady Gondronk di/pada Februari 26, 2008
Menjelang Pilgub Bali 2008 ini, bakal calon dan calon gubernur sudah banyak yang bermunculan.Untuk mendapatkan simpati dari masyarakat mereka berlomba-lomba menawarkan diri dan menjual janji-janji serta ide-ide mereka untuk membawa Bali ke arah yang lebih baik di masa depan.Mulai dari yang menjanjikan akan merangkul para bebotoh,melakukan penyelamatan alam, sampai dengan yang menawarkan gagasan untuk mensinergikan pariwisata dan pertanian.
Ditulis dalam Baliku sayang Baliku Malang, Dari Hati ke Hati, LovINA, Seputar Bali | Bertanda: Bali, Lalu lintas, Pertanian, PilGub, Transportasi | 17 Komentar »
Kamera super zoom dan Keunggulannya
Ditulis oleh Ady Gondronk di/pada Februari 23, 2008
Untuk kalangan Blogger yang notabene hanya ngeblog sebagai hobi,untuk bikin postingan mungkin tidak terlalu penting tulisan tersebut dilengkapi oleh gambar atau foto-foto pendukung. Mungkin karena para bloger termasuk saya sendiri masih banyak yang tidak memiliki kamera kali ya (hehe). Seperti saya ini,paling banter tulisan saya dilengkapi dengan gambar yang diambil dari kamera handphone.(maklum untuk makan aja susah apalagi untuk beli kamera) ![]()
Tapi bagi kalangan jurnalis atau wartawan setiap tulisan yang mereka buat rasanya kurang afdol bila tidak dilengkapi dengan foto-foto pendukung. Semua moment yang menarik tidak pernah dibiarkan terlewatkan begitu saja sebelum sempat mendapat jepretan dari sang empunya kamera.Mulai dari dengan menggunakan kamera handphone sampai menggunakan kamera yang memiliki kualitas super zoom.Bagi para wartawan kamera adalah sarana utama untuk membantu menunjang pekerjaan mereka.Kamera adalah alat perang bagi mereka.
Ditulis dalam Humor, Intermezo, Uncategorized | Bertanda: Fun, Homor, Kamera | 8 Komentar »
Ada Bom Lagi?
Ditulis oleh Ady Gondronk di/pada Februari 20, 2008
Ketika membeli nasi bungkus di salah satu warung di jalan Tukad Yeh Aya Denpasar(kalo ga salah dua atau tiga hari yang lalu),sambil menunggu saya iseng melihat-lihat isi berita dari beberapa media massa.Hampir semua harian lokal maupun harian nasional yang mempunyai group koran lokal memasang head line beritanya tentang kejadian peledakan di beberapa tempat di Bali.Mulai dari ledakan yang terjadi di tempat parkir rumah pengusaha pariwisata yang berada di seputaran gatsu tengah,kemudian ledakan di jalan kebo iwa, sampai dengan ditemukan benda yang menyerupai bom yang terjadi di depan restoran yang berada di jalan teuku umar Denpasar.Dan setelah ditelusuri oleh petugas ternyata ledakan itu merupakan sejenis bom yang berkekuatan rendah (dalam bahasa kerennya low explosif bom ).Namun untuk kasus yang di depan restoran di jalan Teuku Umar itu katanya hanya benda yang menyerupai bom.”itu hanya rangkaian kabel-kabel yang dicampur dengan bubuk semen yang dirangkai menyerupai bom” demikian kalo ga salah kutipan pernyataan dari petugas yang berhasil mengamankan benda aneh tersebut.
Ditulis dalam Baliku sayang Baliku Malang, LovINA, Seputar Bali | Bertanda: Bom, Keamanan, Preman, Teroris | 2 Komentar »
Hujan Deras dan Angin Kencang Kembali Mengguyur Kota Denpasar
Ditulis oleh Ady Gondronk di/pada Februari 16, 2008
Setelah sempat berhenti hujan deras mengguyur kota Denpasar kini kembali wajah kota Denpasar selalu dihiasi oleh banjir dan sampah-sampah dedaunan yang berserakan dijalan-jalan.Sudah seminggu terakhir ini Kota Denpasar dan sekitarnya kembali diguyur hujan deras yang disertai angin kencang.Hujan yang tidak kunjung berhenti dari pagi hingga sore hari menghambat aktivitas warga yang menjalankan aktivitas rutinnya yang selalu mobile dijalan raya.Masyarakat yang menggunakan sepeda motor harus selalu menyediakan jas hujan untuk bisa tetap beraktivitas ditengah guyuran hujan yang terus menerus membasahi sepanjang jalan dikota Denpasar.
Ditulis dalam Baliku sayang Baliku Malang, LovINA, Seputar Bali | Bertanda: Banjir, Denpasar, Musim | 6 Komentar »
Trafic Light Mati
Ditulis oleh Ady Gondronk di/pada Februari 16, 2008
Arus lalu lintas di kota Denpasar belakang ini sering kacau dan amburadul,khususnya terjadi di perempatan-perempatan jalan.Sudah hampir empat hari terakhir ini trafic light di Gatot Subroto timur tepatnya perempatan jalan Noja dan Noja Saraswati tidak pernah nyala.dan kalopun nyala pergantian nyalanya tidak teratur.Sering terjadi dari arah timur atau arah barat lampu yang nyala hijau tetapi dari arah utara dan selatan pun juga hijau sehingga pada saat arus lalu lintas ramai khususnya pada saat pagi hari atau pada saat jam-jam pulang kerja diperempatan ini kekroditanpun tidak bisa dihindari.Ditambah lagi
sudah hampir empat hari terakhir ini trafic light itu tidak nyala menambah kacau arus lalu lintas disana.Banyak pengendara sepeda motor yang sering menjadi korban dari tidak berfungsinya lampu pengatur lalu lintas ini karena dari arah timur atau barat para pengendara khususnya mobil sering memacu kendaraannya sangat kencang karena lampu tidak nyala.
Para pengendara kendaraan bermotor banyak yang mengeluh karena kondisi lalu lintas seperti ini terjadi terlau lama,mereka harus extra hati-hati bila harus menyeberang dijalur jalan raya utama karena lengah sedikit nyawapun bisa melayang.Hal ini juga sangat dikeluhkan oleh pejalan kaki,karena mereka merasa sangat sulit untuk menyeberang bila arus lalu lintas sedang ramai.Bapak-bapak yang seharusnya bertugas mengatur lalu lintaspun jarang terlihat disana untuk mengatur kecrowdedan tersebut (apa para polisi sengaja menghindar ya?)
Hal yang sama juga terjadi di perempatan jalan By Pass Ida Bagus Mantra tepatnya di perempatan jalan menuju pantai masceti dan di jalan Sudirman Denpasar tepat di depan SMA Negeri 2 Denpasar.Para pengendara kendaraan bermotor sering sama-sama diam karena lampu yang menyala dari arah mereka sama-sama merah, dan bila mereka menyadari bahwa itu terjadi kesalahan pengaturan akhirnya merekapun dari semua arah terkadang jalannya berbarengan dan kekacauanpun sudah pasti terjadi.
Ditulis dalam Baliku sayang Baliku Malang, Intermezo, Seputar Bali | Bertanda: Denpasar, Lalu lintas | Leave a Comment »
Noja Saraswati 14 Februari 2008 (F**klentine….)
Ditulis oleh Ady Gondronk di/pada Februari 14, 2008
Pagi itu suasana di kantor kelihatan begitu menyenangkan ketika teman-teman pada ramai membicarakan kado yang mereka bawa untuk ditukar dengan teman-teman yang lain.Maklumlah hari ini katanya memperingati hari kasih sayang yang dalam bahasa orang sononya biasa kita dengar dengan nama Valentine day (sok romantis kayanya ya?).Dan merekapun sangat antusias memamerkan kado yang mereka bawa meskipun hanya dibungkus kertas koran yang harganya disepakati maksimal sepuluh ribu perak
“Ady,tolong naik ke ruangan saya sekarang” tiba -tiba terdengar suara bapak ROM dari gagang telfon memanggil saya untuk datang keruangannya memecah keramaian dikala teman-teman pada asyik menebak-nebak isi kado dari teman-teman yang lain.”Silahkan duduk Ady”saya lihat bapak ROM mempersilahkan saya untuk duduk.”terima kasih Pak”itulah kata kata pertama yang keluar dari mulut saya ketika saya sudah memasuki ruangan ROM.Disana sudah ada pula ibu FAM,bapak BM,bapak SPV,bapak HRD, dan satu orang Salesman yang sudah duluan berada di ruangan tersebut.Setelah semua lengkap berada diruangan setelah sebelumnya lumayan lama menunggu bapak SPV mengambil tempat duduk karena tempat duduk diruangan ROM tidak cukup untuk tujuh orang selanjutnya bapak ROM memulai pembicaraan.”saya rasa bapak-bapak dan ibu sekalian sudah mengetahui maksud dan tujuan saya panggil untuk duduk bareng disini” kata bapak ROM memulai pembicaraan sambil sesekali memutar-mutar pulpen yang dipegangnya.”tau pak” kita semua menjawab barengan meskipun tanpa dikomando sebelumnya.
Ditulis dalam Daily Life, Ga Penting, Intermezo, Uncategorized | Bertanda: Peraturan, Valentine | 3 Komentar »
Valentine,Antara Euforia dan Kemunafikan
Ditulis oleh Ady Gondronk di/pada Februari 14, 2008
Toko-toko yang menjual pernak pernik untuk remaja sudah terlihat mulai ramai dikunjungi oleh anak anak muda sejak hari minggu kemarin,tidak terkecuali orang yang sudah dewasapun ikut ramai-ramai berdesak-desakan dengan anak-anak muda untuk mendapatkan pernak-pernik yang cocok diberikan untuk orang yang mereka sayangi.Sebut saja “toko valentine” yang namanya sama dengan hari raya kasih sayang sedunia itu yang berada di jalan waturenggong Denpasar.Para remaja ABG alias anak baru gede dengan sabar memilih pernak-pernik yang akan mereka berikan sebagai kado hari raya kepada mereka yang disayanginya.”ini untuk hadiah valentine buat pacar saya”begitu kata salah satu ABG yang terlihat membeli sebuah boneka beruang yang ditemui setelah selesai melakukan transaksi pembayaran.
Bagi kawula muda jaman sekarang tidak terkecuali orang dewasa terutama masyarakat yang berada di daerah perkotaan,merayakan hari valentine yang notabene diadopsi dari budaya barat merupakan hajatan wajib setiap tanggal 14 Februari dimana masyarakat dengan suka ria saling berlomba-lomba memperingati hari kasih sayang itu dengan cara mereka masing-masing. Mereka beramai-ramai membeli kado dan mau antri berlama-lama demi untuk mendapatkan sebuah kado yang dirasa cocok untuk diberikan kepada orang yang disayanginya.Biasanya dihari valentine ini berbagai macam cara dilakukan untuk mengungkapkan perasaan sayangnya itu,mulai dari memberikan kado untuk orang yang disayang sampai dengan cara -cara yang sangat extrim.Untuk mereka yang mengungkapkan dengan cara memberikan kado kebanyakan hanya kepada kekasihnya sendiri atau paling kepada sesama teman dekat dan itupun sebatas tukar-tukaran kado,dan pada umumnya mereka jarang memberikan kado itu kepada orang lain,orang tuanya misalnya (ayo ngaku,pernah kasi kado ke ortu ga?).
Ditulis dalam Ga Penting, Intermezo, Opini ku, Uncategorized | Bertanda: Cinta, Valentine | 2 Komentar »
Pemulung dan Sampah Plastik
Ditulis oleh Ady Gondronk di/pada Februari 9, 2008
” Pemulung Dilarang Masuk”, tulisan seperti itulah yang kerap kita temui di pintu gerbang memasuki sebuah desa ataupun memasuki ke sebuah perumahan penduduk, tidak terkecuali di desaku yang berada jauh dari pusat keramaian kota tepatnya dikaki gunung Batukaru yaitu Desa Wongaya Gede.Tulisan itu sengaja di pasang di perbatasan pintu masuk menuju desa supaya orang mudah membacanya,dan dengan harapan supaya tidak ada pemulung yang masuk ke desa itu.
Pemulung di mata masyarakat memiliki konotasi negatif karena selain mereka mencari barang-barang rongsokan yang ada di tempat sampah mereka juga katanya sering mengambil barang-barang dari masyarakat yang seharusnya belum mereka buang yang kebetulan mereka taruh di belakang rumah atau di tempat yang keliatannya barang tersebut sudah tidak dipakai.malahan salah satu warga di desa saya pernah mengaku kehilangan sepeda gayung yang sudah jarang dipakai yang mereka taruh dibelakang
rumah mereka.
Ditulis dalam Baliku sayang Baliku Malang, Dari Hati ke Hati, LovINA, Opini ku, Seputar Bali | Bertanda: Pemulung, Sampah | 14 Komentar »
Mai NgeBlog Pang Sing Belog
Ditulis oleh Ady Gondronk di/pada Februari 7, 2008
Awalnya saya tidak tertarik dengan yang namanya Ngeblog,ngapain sih susah-susah buat tulisan kemudian dirangkum dan diposting dalam sebuah wadah yang namanya blog (padahal kita wartawan juga bukan), apalagi kalo ngeblog itu dituntut harus kreatif dan punya hoby nulis,dan yang paling penting harus bisa internet. sementara kalo boleh jujur saya termasuk orang yang tidak banyak tau tentang internet.Ya..,paling cuma bisa email, massanger,dan browsing-browsing yang ujung-ujungnya nyasar di situs gambar
-gambar BF ( Batman Forever man…) jangan porno dulu.hehe.
Tapi lama kelamaan persepsi itu perlahan-lahan mulai menghilang dari pikiran saya, setelah saya melihat salah satu teman kantor saya begitu menikmati dan begitu inten untuk membuat tulisan untuk bahan postingan disela-sela waktu gratisan untuk memakai internet dikantor,maklumlah internet di kantor saya waktunya dibatasi.Apalagi ditambah satu lagi teman saya juga ikutan buat blog sendiri tambah menghilangkan persepsi saya tentang repot dan sulitnya ngeblog.
Ditulis dalam Dari Hati ke Hati, Intermezo, Opini ku, Uncategorized | Bertanda: BBC, Blogers | 4 Komentar »













