DPR VS SLANK
Ditulis oleh Ady Gondronk di/pada April 10, 2008
Pernahkah lo dengar mafia judi
Katanya banyak uang suap polisi
Tentara jadi pengawal pribadi
Apa lo tau mafia narkoba
Keluar masuk jadi bandar di penjara
Terhukum mati tapi bisa ditunda
Siapa yang tau mafia selangkangan
Tempatnya lendir2 berceceran
Uang jutaan bisa dapat perawan
Kacau balau….kacau balau negaraku ini
Ada yang tau mafia peradilan
Tangan kanan hukum dikiri pidana
Dikasi uang habis perkara
Apa benar ada mafia pemilu
Ntah gaptek atau manipulasi data
Jual beli suara rakyat
Hai..,mau tau ga mafia di senayan
Kerjaannya tukang buat peraturan
Bikin UUD…Ujung-Ujungnya Duit.
Kacau balau….kacau balau negaraku ini
Pernah ga dengar teriakan allahuakbar
Pake peci tapi kelakuan Bar-Bar
Ngerusakin Bar,orang ditampar-tampar
Kacau balau….kacau balau negaraku ini.
Demikian lirik lagu dari group Slank band favorit saya sejak EsDe yang diberi judul Gossip Jalanan yang kini menjadi perdebatan para Bapak2 kita di Senayan.Gara2 lagu tersebut anggota DPR di Senayan seperti kebakaran jenggot dan berencana akan menuntut Slank. Wuahahahahahaha.., Melihat reaksi demikian dari anggota DPR tersebut saya ketawa ngakak selaku Slanker dari jamannya group band Slank masih beranggotakan Bongki, Indra, Pay, Bimbim dan Kaka.Tapi akhirnya tuntutan itu dibatalkan. Takut kali yah ama para Slanker?! Lagian ngapain sih ngurusin lagu yang notabene hanya merupakan ungkapan ekpresi dari seniman yang bertujuan untuk hiburan.Masih banyak permasalahan yang lebih penting yang harusnya mesti diurus ketimbang harus mempermasalahkan “Gossip Jalanan” tersebut.Anehnya lagi lagu tersebut sudah rilis di tahun 2005 silam tepatnya di Album PLUR tapi baru dipermasalahkan ketika Slank merilis ulang lagu tersebut dalam album kompilasi Slank anti korupsi.Kalo memang lagu itu menyinggung anggota DPR kenapa baru sekarang di protes? kenapa ngga dari dulu? Memang ga punya kerjaan apa DPR sekarang?.Kalo memang merasa tersinggung dengan lagu tersebut berarti bener dong apa yang dinyanyikan oleh Slank?.
Kalo memang apa yang dinyanyikan oleh Slank itu tidak benar buktikan saja dengan tindakan nyata bukan dengan mencekal kreativitas seniman untuk berkarya.Memang para pejabat2 kita sekarang menerima kritik bukannya introspeksi diri tapi malah menyerang balik ke kritikus tersebut.Dimana letak kedewasaan berpikir dalam membangun bangsa ini bung? Seharusnnya kritik tersebut dijadikan penuntun supaya para pejabat2 kita itu tidak keluar rel dalam melangkah menuju ke arah pembangunan yang lebih baik.Gimana bisa membangun bangsa bila dikritik sedikit saja sudah marah2?.Katanya sekarang era reformasi?
Kalo semuanya memuji - muji pemerintah kayak gimana donk jadinya? Bisa2 para pejabat2 kita jadi kaya Alien semua,kepalanya semua pada membesar.wuekekekekek.Disinilah kelihatan ketidak dewasaan para pejabat jaman sekarang dalam menyikapi kritik.Harusnya lagu2 dari seniman yang isinya kritik dijadikan kontrol untuk introspeksi diri.Namanya musisi ya menyampaikan aspirasi ya lewat lagu masa lewat sidang sih..?? Nanti malah bukan musisi dong namanya. Kalo menurut saya lirik lagu tersebut sudah bukan rahasia umum lagi,lihat saja kasus Bom Bali,sampai sekarang kasus tersebut masih belum jelas kabarnya. Amrozi CS yang sudah divonis mati sampai sekarang masih bisa mengirup udara segar.sudah divonis mati tapi masih bisa ditunda eksekusinya. Parah memang hukum di Indonesia.Belum lagi bandar2 narkoba yang dengan leluasa bisa melakukan transaksi di penjara.Sepertinya di penjara lebih gampang untuk mendapatkan barang haram tersebut.Penjara bukannya bikin orang menjadi insaf tapi justru menjadi lahan yang strategis untuk melaksanakan bisnis haram. DPR yang seharusnya sebagai perpanjangan tangan rakyat justru memanfaatkan uang rakyat.Kacau…kacau…!
Abdhi,Ridho,Ivan,Kaka dan Bimbim dari dulu memang dikenal sebagai group band yang kritis terhadap pemerintah.Boleh dibilang generasinya Iwan Fals lah.Hampir disetiap albumnya selalu diselipkan kritik terhadap kebijakan pemerintah,keadaan ekonomi, bahkan sampai ke politik.Lirik lagunya selain bertemakan cinta juga selalu berisikan kritik sosial yang pedas yang diungkapkan dengan bahasa yang vulgar dengan gaya slengeannya.Kalo ga gitu bukan Slank dong namanya.Dulu waktu jamannya Soeharto lagunya Bang bang tut dalam album Minoritas juga pernah dicekal karena dianggap melecehkan pemerintah.Tapi akhirnya justru membuat album tersebut semakin laris penjualannya.Maju terus Slank..,tidak perlu takut dengan gertakan para DPR selama karya yang dihasilkan memang realita.Semoga album kompilasi ini tidak hanya dibeli oleh Slanker tetapi juga dibeli oleh bapak2 Eksekutif dan Legislatif di negeri ini.Biar tambah panas tuh kuping mereka mendengar lagu2nya Slank.Para Slanker selalu mendukung hal positif yang dilakukan Slank…Teruskan berkarya untuk negara tercinta ini. Saya selalu menunggu album2 Slank berikutnya.Piss.












April 10, 2008 pada 1:11 pm
gimana dengan lagunya Iwan Fals yang ‘wakil rakyat’?
itu lebih menohok lagi
April 10, 2008 pada 1:28 pm
salut degh ama slank, berani menyolot dengan lagu..
April 10, 2008 pada 11:54 pm
ya itu karena dpr udah ga ada kegiatan aja ( ato buta dan tuli kali )
itu khan emang beneran, kenapa mesti tersungging
makanya tunjukkin donk klo dpr itu emang wakil rakyat dan ga suka nilep duit rakyat, tidur waktu sidang, sukanya jalan-jalan doank, minta ini minta itu, tambah ini tambah itu keliatan banget tuch aji mumpungnya dasar.. orang orang kruang ajar…. herrrrhh.
April 11, 2008 pada 2:48 am
Kalau Mau Pasti Bisa!
April 11, 2008 pada 5:15 am
devari: iya..ya..,kenapa ga sekalian aja tuh lagu diprotes.
emang dasar ga punya kerjaan.
okta sihotang: kalo ga mengkritik bukan Slank namanya…salutt
Baliazura: bener ha, itu bukan gosip jalanan lagi kok.udah banyak bukti.
Win-Ap: Mau ngapain pak win-Ap..?? Asal jangan mau jd koruptor aja.
April 11, 2008 pada 7:21 am
SLAnk “you’ll never walk alone!!!! slankers bali behind you!!!!
kebobrokan DPR akhirnya kentara bangets…siapa yang tertawa belakangan dialah pemenangnya…lagak mau nuntut SLAnk lah…dan pada akhirnya, mereka ngejilat ludah sendiri…
[sorry agak kasar...karena saya makin benci liat orang2 yang munafik]
April 11, 2008 pada 1:51 pm
akhir2 ini anggota dewan mang suka bikin berita yah… tambah lagi dengan adanya UU ITE dan pemblokiran situs2… wah makin dikebiri bener kebebasan kita….
April 11, 2008 pada 2:04 pm
mih jek keras sajan komen timpale puk..
April 12, 2008 pada 12:28 am
tapi lagu itu mencerminkan hati rakyat kan???????
klo berani di tuntut, ganyang aja yang nuntut……..
April 12, 2008 pada 1:02 am
Ick: Ya..begitulah pejabat kita sekarang, udah banyak bukti tp masih pura2 ga bersalah…bobrok memang pemerintahan kita.kacauuu
Ghozan: Sebelum ngeblog juga dilarang..,keluarkan semua inspirasi dan unek2 kita lewat blog..pokokne ngeblog terusssssss
Paramarta: Sing kenken keras bos, asalkan bertanggung jawab.bener tiddakk..??
Suryacx: Cuma rakyat yang bisa jawab pertanyaan itu bos.
April 12, 2008 pada 11:14 am
betul, klo emang mereka nuntut ya kita class-action aja.. kan anggota DPR itu dibawah rakyat, kita yang mbayar mereka.. hehe salam kenal.
“betul bro..,DPR itu kan wakil kita,masa mereka marah ama BOSnya sendiri..hehehe.
salam kenal juga”.
April 12, 2008 pada 2:44 pm
denger2 mereka mencabut gugatannya setelah om al amin itu tertangkap!!! kamu ketauannnn…korupsi lagi..
“udah jelas2 DPR itu banyak bobroknya masih aja perahu dalam kura2.(salah ya..).hehe.
sekarang baru Al Amin yg diungkap,mudah dengan duet antara KPK dan Slank Al Amin 2x yang lain bisa ditangkap juga.Amin….”
April 12, 2008 pada 3:39 pm
klo ga ngerasa ngapain juga harus marah…..
ya ga……?
“betul bro..,biasanya yang marah2 itu yang perlu dicurigai.
kalo emang ga ngapain juga marah2.”
April 14, 2008 pada 9:51 am
Nonton acara democrazy di metroTV ndak tentang DPR vs Slank?
April 14, 2008 pada 4:49 pm
wakakakaka, acaranya lucu banget, nenek2x kriputan bau tanah jd perwakilan DPR, kaga mau dikasih tau, bilangnya gimana kalo anak2x dan cucu2x anggotaDPR nanya tentang selangkangan, dalem ati gua bayangin dia jawab ” liat aja M***** punya nenek”, wkakakakakakakakakakakaka
salam kenal bro,
i piss exellence
April 14, 2008 pada 8:59 pm
*Terhukum mati tapi bisa ditunda*
Kalimat itu bagus loh…passs!
April 15, 2008 pada 3:51 am
Sakti: pasti nonton lah bro…, acaranya seru banget.acaranya ada ngebahas lendir2 gitu…hehehe
Luke Reznor: hahahahaha….,bener bro..,yang banyak dikomentari ko justru yang ada selangkangan2 gitu ya…apa otak DPR sekarang otak selangkangan ya..hehehe.
Artana: Pas untuk dicontohkan ke terpidana mati Amrozi Cs ya bli