Baliage [dot] wordpress [dot] com

Dari Bali menuju LovINA

Jalur Pariwisata Belum Mendapat Perhatian Serius

Posted by I N Ady Mulianto pada Januari 30, 2008

Pemda Badung merupakan salah satu Pemerintah Daerah di Bali yang memiliki pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar selain Pemerintah Kota Denpasar.Sektor pariwisata salah satu pemberi kontribusi besar dalam Pendapatan Asli Daerah tersebut.

Pendapatan Pemda Badung dari sektor pariwisata setiap tahunnya selalu mencapai angka
milyaran rupiah.Bahkan,tahun 2007 kemarin Rp 123 milyard-nya dihabiskan untuk pusat pemerintahan (Puspem) Pemda Badung.Tapi, hal ini berbanding terbalik dengan kondisi sarana umum seperti jalan raya yang kondisinya makin memprihatinkan.Seperti yang terlihat di Jalan Raya Semer, Kerobokan, dan Kuta Utara.Padahal jalur ini merupakan jalur yang masuk rute pariwisata.

Belasan titik jalan mengalami kerusakan. Padahal jalan ini merupakan alternatif untuk
mengurangi kemacetan di Jalan Raya Kerobokan, sebab banyak wisatawan maupun pengguna jalan umum lainnya yang dari Seminyak hendak menuju jalur Tanah Lot maupun sebaliknya mengambil rute ini.Kurang lebih ada 15 kerusakan di jalan yang menghubungkan Canggu, Kuta Utara, dengan Seminyak itu.Selain bergelombang, jalanan tersebut juga berlubang hingga memaksa pengendara harus ekstra hati-hati kalo melintasi jalur tersebut.Kondisi paling parah terlihat di Banjar Peliatan, Semer, dan Anyar Kelod. Bagian yang bergelombang hingga mencapai setengah ruas jalan. Salah satu warga dari banjar Semer menuturkan,sudah sejak satu tahun yang lalu jalan tersebut rusak dan dinyatakan akan segera diaspal,tapi sampai tulisan ini dimuat jalan tersebut masih rusak dan malah semakin bertambah parah.

Masih menurut warga disana,banyak terjadi kecelakaan oleh pengendara sepeda motor akibat jalan yang berlobang tertutup oleh air hujan sehingga tidak disadari oleh pengendara. Masyarakat menduga kerusakan jalan tersebut karena banyaknya kendaraan besar seperti bus yang melintas.Selain itu warga menduga Pemerintah tidak sungguh-sungguh ingin memperbaikinya. Karena di beberapa bagian jalan yang sudah pernah ditambal belum beberapa bulan malah sudah rusak lagi.

Apa benar itu Bapak Bupati Anak Agung Gede Agung…???

5 Tanggapan to “Jalur Pariwisata Belum Mendapat Perhatian Serius”

  1. anton said

    wah, artikelnya menarik bgt. boleh dong aku minta buat balebengong.net. bagi cerita sekalian. di kuta pun masih banyak jalan tdk beres. di jimbaran jg patuh dogen. jdnya mmg ironis. daerah penghasil dollar itu ternyata msh merana jg kondisinya. menyedihkan..

    Suka

  2. boleh bos….,ironis memang,daerah penghasil dolar tp dolarnya bocor kemana-mana… 😦

    Suka

  3. aRya said

    wah sering liwat banjar semer yaw
    kpn2 mampir yaw
    wheheheh
    ia ney jalan na pada lobang2 gede2 lagi

    Suka

  4. sering sih ga juga bos..,tp padahal saya jarang2 lewat kesana tp emang dari dulu ko ga ada perubahan juga ya???

    kapan2 saya mampir dah..! alamatnya di mana?

    Suka

  5. fey said

    kemana aja ni,orang mah dah pada pergi kulangit ke-7 ko kita masih da dibumi aja////====—87657839

    Iya nih….udah lama absen dari dunia maya…..sok sibuk sih ceritanya..hehe 😆

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: